Minggu, 09 November 2014

Cepatlah berlalu wahai GTM

Bismillahirrahmanirrahim..

Assalamu'alaikum..

So long tidak mengunjungi dan menghiasi blog yg ga menarik ini, hufthh...

Beginilah emak2 yang anak batita nya sedang dalam masa GTM, awalnya kesel dan pengen marah.. tapi lama2 koq sedih dan jadi down, hikss.. Sudah hampir sebulan Rake GTM, perkiraan sebabnya karena mau tumbuh gigi tapi sampai sekarang satu gigipun belum nongol (Rake hampir 13m, tapatnya 16 November)..

Dalam hati sih cemaas plus khawatirrr bangeet sama nih bocah, kemana sih gigi2nya?? gusi nya sih sudah nampak putih2, bahkan berderet dari gigi seri depan atas bawah, tapi ga erupsi juga, huwaaahuwaaa... belum lagi masih setia dengan merembet saja, belum mau berani lepas tangan dan melangkah sendiri.. huftthhh, emaknya stress tingkat dewaaaaa...

Buat ngatasin GTM udah berbagai variasi makanan dicoba, sup bening, sup kental, kukus, goreng, tumis, mau hanya 3-5 suap, sisanya sembuuurrr..lepeehh..hadeehh.. Tapi masih ada Alhamdulillahnya, Rake doyan ngemil, apalagi yg manis.. puding kukus pisang bisa abis satu ramekin kecil pagi dan sore buat cemilan, tapi kalo dikasih makanan berat semacam nasi, oh nooo T___T Rake suka kentang juga, tp yang masih bertekstur, kalau yg sudah halus, reaksinya sama kaya makan nasi/bubur..ckckkk..

Memang sih jangan dipaksakan buat makan, ya akhirnya begitu, tapi anak bayi jadi kuyuusss.. ga kurus2 banget sih, yaa mungkin sebatas stuck berat badan nya, dan selama sebulan ini Rake GTM saya belum ada nyali buat timbang berat badan nya, hahhaa..

Do'a saya sederhana ya Allah, cepatlah berlalu wahai GTM, aamiinn..

Rabu, 23 Juli 2014

Bubur Polos Tumis Salmon Kentang (8m+)

Assalamu'alaykum..

Malam ini H-5 Idul Fitri 1435 H, dan hari ini jam 7 pagi nanti saya dan suami juga unyil mau mudiiik ke Banduung, hehehe.. dari Depok doank..
Sebelum itu, mumpung saya ada kesempatan dan unyil lagi bobo, saya mau posting resep menu ikan salmon favoritnya unyil.. Resep ini saya dapat dari hasil googling dan nemulah blog NyonyaHijau yang mana saya coba eksekusi resepnya dengan sedikit modifikasi :)

Bahan:
- 1/2 bagian kentang ukuran sedang, kupas, kukus
- 5 iris wortel ukuran sedang (kurang lebih ketebalan 0,5 cm), bersihkan kulit, kukus
- 5 lembar daun bayam
- 5 gr unsalted butter
- Bawang bombay secukupnya, cincang halus
- 1 siung kecil bawang putih, cincang halus
- Daun bawang (iris tipis) dan seledri (cincang kasar) secukupnya
- 1 bagian ikan salmon (kira2 20-30 gr), rendam parutan apel (untuk mengurangi amis), cuci, lalu cincang kasar
- 1 sdm minyak sayur untuk menumis
- 1/3 bagian tomat ukuran besar
- 200 ml air matang
- 1 sdm munjung beras putih giling kasar
- 1 blok kaldu ikan (70 ml)

Cara:
Bubur Polos
- Masak beras putih dengan 150 ml air matang, setelah air mulai asat masukkan kaldu
- Masak beras putih sampai menjadi bubur, sisihkan

Tumis Salmon
- Blender kentang dan wortel kukus, bayam, dan unsalted butter, sisihkan
- Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum, masukkan ikan salmon, siram air matang kira2 50 ml, biarkan sampai cukup matang
- Masukkan bahan yang sudah diblender, tumis beberapa saat
- Tambahkan tomat, daun bawang dan seledri, tumis beberapa saat
- Saring

Penyajian:
Bubur polos yang diatasnya dituang tumis salmon yang sudah disaring atau bisa dipisah

Selamat makan ^^



Unyil sukaaa banget resep ini, makan nya lahaaap, dan setelah makan ini jadi lahap seterusnya makan resep apapun :)

Senin, 21 Juli 2014

Bubur Oat Mepel (melon apel) Kurma (8m+)

Assalamu'alaukum readers..

Menu ini tercipta karena kebingungan sang bunda memasak mpasi untuk unyil, hehee..
Pertama kali nyoba karena melihat bahan yang ada dan saya packing hanya itu dan ada kurma di lemari es rumah mertua, hihi..

Ceritanya saya nginep di rumah mertua karena mau munggahan sahur pertama Ramadhan tahun 2014 ini. Jadi ya saya packing bahan makanan untuk mpasi unyil yang seadanya saja di lemari es, yang mana ada beras merh giling, quick cooking oat yang sudah dihaluskan, melon, labu parang, apel Fuji, bayam, tempe, putren, kentang, buncis (kentang dan buncis akhirnya ga saya pake). Well rempongnyaaa bawa bahan makanan kaya gini kalau mau pergi/nginep tapi worth it lhaa karena makanan yang masuk ke perut unyil masih fresh bikinan bundanya from dapur sendiri (eh maksudnya dapur mertua, hahaaa..) Bawa juga talenan, pisau, saringan, dan parutan keju ga ketinggalan pula mangkuk dan sendok makan. Bahan dan alat dimasukkan ke dalam box (walaupun tetep saya lupa bawa panci padahal udah disiapin, hikkss..) Saya lupa juga bawa sabun cuci piring dan spons, Jadilah pakai panci dan cuci2 seadanya... (yang penting bersih yaa..)

Bahan:
*2 potong kecil labu parang (sekitar 5-6cm per potongnya), serut
*2 buah kurma (bisa apa saja, saya pakai kurma Tunisia)
*1 potong sedang melon, serut bagian lembeknya)
*1 potong sedang apel, serut (ini saya lakukan di akhir agar tidak berubah warna)
*1 sdm quick cooking oat
*Air secukupnya (kurleb 150 ml)

Cara:
Didihkan labu parang dalam air, setelah dibiarkan mendidih sesaat masukkan oat, aduk sampai agak mengental. Tambahkan air melon (karena melon yang diserut akan berair, melon serutnya jangan dulu dimasukkan), masukkan kurma, biarkan dimasak beberapa saat sambil diaduk. Matikan api, masukkan serutan melon dan apel. Tunggu asap berkurang, lalu saring, sajikan.


Berdasarkan pengalaman, saring menyaring mpasi yang menggunakan tepong oat itu agak lamseee, alias cukup lama dan menguras tenaga, hahhaa.. karena teksturnya jadi lembek dan seperti berlendir berminyak gitu, kalau mau bahan-bahannya semua dihaluskan pakai blender, lalu campurkan saat memasak dengan oat, dan tidak perlu disaring, begitu akan cukup membantu :) tapi tekstur jadi sangat lembut sedangkan saya suka yang agak kenyal, untuk melatih unyil mengunyah ^^ it's about choice, mom..

Minggu, 06 Juli 2014

Rekap MPASI 7m+ Rakeyan

Assalamu'alaykum..

Cukup lama ga nulis, hehe.. Beberapa resep sedang dipersiapkan untuk diposting, dan untuk sekarang mau rekap dulu mpasi nya Rake saat 7m+.

Untuk buah dan sayur, ga begitu beda dengan mpasi 6m+, masih memvariasikan menu buah dan sayur sesuai dengan favoritnya unyil..
Bahan makanan yang banyak ditambahkan pada usia ini adalah protein hewani, seperti hati ayam dan hati sapi, daging ayam dan daging sapi. Ada juga menu kacang polong, dan Rake ga sukaa, hikss.. Tapi ya di akal2in biar tetep masuk campur ke bahan makanan favoritnya..

Mulai meningkatkan tekstur dari yang sebelumnya lembut cair ke kental tanpa tekstur sekarang mulai agak sedikit kasar dan kental (kadang msh teralu cair karena faktor emaknya salah penyajian, hahhah...) tapi tapii unyilnya masih sering kelolodaaan, huwaaa.. Saya sih ga parno2 bgt soal kelolodan ini, karena unyil udah secara refleks oekk oeek ngeluarin sendiri hanya ga tegaa ja gtu liat wajahnya memerah belum lagi berair mata, huwaaa.. Yang tadinya kasar saya haluskan lagi deh, yuyeeyuyeee.. Saya pikir akan ada masanya unyil pinter makan koq, jadi ga mesti khawatir yang lebayyyatuun...

Berikut ini tabelnya ^_^


Tabel MPASI 7m+ Rakeyan :)

Kamis, 19 Juni 2014

Betapa Tidak Tenangnya Seorang SAHM ketika Anak Terlelap

Assalamu'alaykum..

Dear all.. Udah ga asing lagi donk dengan istilah SAHM (stay at home mother/mom) atau lebih sering dikenal dengan full mom.. Dulu teman saya protes kalau istilah full mom dipakai untuk SAHM, karena dia pikir ya masa WM (working mom) dgn kata lain "part time mom", hahhaa.. Saya pikir bener juga, istilah full mom itu kurang tepat, karena WM jg bukan part time mom.. Yoweis, bukan itu bahasan posting malam ini..

Saya ingin nulis ini karena suatu kejadian sore ini (yg ga akan saya beberkan disini karena bukan konsumsi publik, tsaahhh...)
Anak saya Rake saat ini berusia 8m+, tepatnya lebih 2 hari.. Sebagai seorang SAHM, saya bersyukur karena bisa merawat dan mengawasi, menjaga, membesarkan, menyusui, memberi makan, dll dll tanpa harus menerima bantuan dr baby sitter.. Kerjaan rumah juga saya kerjakan sendiri tanpa art, tentunya dikerjakan suami jugaa, aaaaa thaaanks yaa Papitoo udh sering bantuin kerjaan rumaah.. *saya tau benaar banyak SAHM-SAHM lain yg posisinya sama seperti saya, maka saya ada temeen, hhahhhaa *stopp*

Ketika suami kerja, maka saatnya saya berjuang sendiri di rumah ditemenin si unyil Rake yang frekuensi bobo-nya udah semakin jaraaang.. Nah inilah yang ingin saya share, cuma pengalaman siih, BUKAN hasil studi banding (ya emangnya para menteri studi banding ja ke LN, *eh maap rada ngawuur) atau hasil olah data dari paper2 terbitan jurnal ilmiah *eh kejauhan ngawurnya...*

Hari dimulai dari sebelum Shalat Subuh tentunya, *yang saya pikir ga ada kata "akhir hari" ketika kita masih punya bayi, bukan "hari akhir" yaa*, saat itu juga unyil udh bangun tp kadang bobo lg sampe bundanya beres di dapur.. Yak, urusan dapur ini bener2 gaaaakk ada abiisssnyaa..
Start from cuci piring *kalau belum sempet dicuciin suami*, kemudian masak nasi (saya kasih jempol se-banyak2nya buat penemu rice cooker, YOU'RE ROCK, sapa sih beliau???), lanjut ngubekin kulkas buat ambil (dan sambil mikirin) bahan makanan untuk MPASI Rake, karena jadwal/menu tinggallah sebuah catatan yang kadang, malah sering, jadi berantakan karena menyesuaikan dgn kondisi kulkas dan seleranya unyil.. Selain itu juga tentunya bahan makanan buat sarapan bunda papito-nya, karena makanan kemarin jarang bersisa..
Okay, di dapur baru selesai sampai MPASI mateng (sekitar jam 05.30-06.00), unyil bangun, nyuapin unyil, mandiin unyil (dibantuin papitoo), unyil di ajak bejemur sama papito, saya lanjut masaaak di DAPUuR sampai sekitar jam7, barulaah saya mandii, dan lanjuut ng-ASI unyil (ini baru pagi sodara-sodaraahhh) karena bersyukuur masih ada papitoo yg baik hati dan tanpa dirimu apalah dirikuu..*haaghh, apa siih.. Kalau sempet, nih bunda sarapan dulu sebelum papito berangkat *ini udh sampai pada tahap lapar ditahan dan jadi kurang lapar lagi, dan jadinya sarapan krna kebutuhan seorang busui*

Papito berangkat kerjaa..
Ketika unyil bobo *dan ini kalau bobo yaaa dan saya ga ngantuk, hihii..* saya biasanya lanjut keliling rumah ngerjain apa aja, entah itu cucian piring, setrikaan, atau download drama korea (haghhhaag..), kalau unyil ga bobo yaa main dan kerjaan di  ntar2 ajaa ^^

Bersyukur anak bisa bobo karena kita bisa ngerjain kerjaa rumah, tapi koq tetep gimanaaa gituu.. perasaan ga tenang ja, karena mau ga mau harus ninggalin dia di kamar sendirian.. Saat di dapur, di halaman, nyetrika, apapun kegiatan yang saya kerjakan di luar kamar, biar kerjaan cepet2 beres jadi berasa kikuk.. Kadang banyak barang kesenggol jatuh..

Bahkan saat anak bangun pun dan saatnya kita nyiapin mpasi (homemade) ga mungkin juga kita gendong2 kan, lha kita nya depan kompor, bawa pisoo, huwaaa.. bahayaa.. Finally didudukkan di stroller, lha kalau anaknya anteng mah Alhamdulillah, kalau ga betah, hikss.. kikuk lg ini emak rempong pegang piso dan talenan udah pengen beres trus buru2 gendong unyil.. Kalau anaknya bobo dan saatnya nyiapin mpasi, saya bisa lebih fokus walaupun teteeep ga tenaaang, mikir "gimana klo unyil bangun, masak belum beres?? ya matiin kompor lhaaa, hihi..* Maka saat yang ditunggu dateng, yaitu papitoo pulang kerjaa, bukan maiiin saya leganyaaa..karena unyil finally ada yang pegangin, dan saya sedikit santai di dapur, walaupun tetep masih kikuuk, karena ditontonin unyil dan papito, hahahh..


Panci Kukusan Salah Satu Menu 

Yah, begitulah seorang SAHM.. stay at home but still working and living with worries and hoping for second hand to come immediately to keep our child safe so we can cook with heart and love in peace, hahaaaa... salah SAHM.

Sabtu, 07 Juni 2014

Bubur Oat Ubi Saus Buncis Apel Melon (7m+)

Assalamu'alaykum..

Saatnya posting resep MPASI nya Rake..
Resep ini mungkin sudah pernah di"resep"kan oleh mamah lain, tapi saya campur2 sendiri aja coba bereksperimen dengan sedikit pengetahuan mengenai bahan-bahan nya dari hasil membaca blog mamah lain se-Indonesia.. tsaahhh..

Isi MPASI sesuai dengan judul, berikut rincian nya:

Bahan:
@ 1 sdm munjung oat (quick cooking warna biru) yang sudah dihaluskan
@ Sepotong sedang ubi merah, kupas kulis, cuci (bersihkan getahnya), parut
@ 4 batang buncis segar (baik yang masih muda tapi gak perlu buncis baby ya..)
@ 1/2 bagian apel Fuji utuh, kupas kulit, potong sedang, cuci
@ Sepotong sedang melon hijau, ambil bagian lembeknya (bagian yang agak kerasnya bisa dimakan mamahnyaa, heuheu..), potong sedang, cuci

Cara:
- Rebus ubi (-/+ 5 menit) dalam 150 ml air matang (ini di kira2 aja sih), masukkan oat, masak sampai matang dan mengental, sisihkan.
- Buncis dan apel dikukus, lalu blender dengan melon (melon ini pengganti air loohh..)
- Tuang oat ubi ke dalam mangkuk siram saus buncis apel melon, hidangkan..


Dan ini mangkuk berisi yang hampir ludeyss, buru2 difoto dulu, hahaa..
Dari sejak pakai resep ini baru ketahuan kalau Rake sukaaaa makan oat dicampur ubi2an atau labu2an *yang agak2 manis* jadinya resep andalan bunda nya deehhh..

Alhamdulillah sampai sekarang belum ngadepin yang namanya GTM, walaupun makan males2an masih sesekali karena ada bahan makanan yang kurang disuka..

Mari lanjutkan berkreasi dalam MPASI ^^

Kamis, 05 Juni 2014

Saatnyaaa mem-Banduuunggg ^^

Assalamu'alaykum..
Saatnya Rake mem-Banduuung..
Tanggal 15 Mei lalu, saya dan Papi memutuskan untuk liburan ke Bandung, ceritanya sih liburan sebelum bulan Ramadhan yang akan datang Juni akhir nanti.. Awalnya sih mau naik travel aja, tapi Eyang2nya Rake sayang banget kali sama cucunya jd dianter deh, hehee..
Saya pesen sama mamah di Bandung buat beli macem2 bahan makanan buat MPASI Rake, karena dari rumah saya cuma bekel mangkuk makan, sendok makan, beberapa baby cubes, saringan kawat, cooler bag + ice gel (untuk menyimpan bekel MPASI buah dan sayur biar tetep fresh bukan buat ASI yaa.. Karena saya sedang pensiun nyetok ASIP, mungkin juga Rake udah ga mau minum ASIP, entahlah, mesti dicoba lagi..), *talenan khusus Rake lupa dibawa *dasar emak limpeuran*, gelas mag-mag, booster chair, beras merah dan beras putih giling (karena ga mungkin giling dadakan di Bandung), dan oat (quick cooking) yang sudah dihaluskan.. 
Bekal Rake untuk siang yaitu Puding oat saus bjm (jagung manis melon), tapi pudingnya nampak ga bagus lagi teksturnya, jadi bersisa sausnya aja.. Alhamdulillah Rake lahap (makan dalam perjalanan di dalam mobil) walaupun kynya nampak kurang *maaph yaa sayaang, sore makan banyaak deh..

Sambil di perjalanan sambil diskusi mau kemana nih di Bandung *dibisikkin sama Papito buat sekalian jalan2, hahhahh..
Cekiceki akhirnya diputuskan ke Dusun Bambu lah kami menuju, yang katanya Leisure Park buat Family (kalo liat dari review orang2 di blog sih emang waaaw banget ini tempat).. Soo, let's check it..
Pake acara kelewat jalan utama belokan ke arah Dusun Bambu-nya, haduuhh..
Tapi akhirnya setelah mata jelalatan liat plang merah2 dan tanya beberapa kali, sampailah di tempat tujuan..
Saya ga banyak foto2 disini, karena bawa Rake dan nampak kurang ada spot foto yang OK (berhubung hari libur Nasional jadi pengunjungnya puaaadaaatt, duileee... nyari kursi buat makan aja susyeeehh..) Selain itu, sejam kemudian kami sampai disana, maka hujan deraslah, haduuuu.. semua orang berteduh di resto sana dan di Pasar Khatulistiwa-nya *yang mana kamipun makan dan neduh disana*

Saya ga perlu lha yaa cerita tentang Dusun Bambu, banyak blog yang cerita lengkap-kap-kap tentang tempat ini..

Maka menelusuri jembatan yang melewati Lutung Kasarung-lah kami sambil bergerimis ria, niatnya mau langsung ke parkiran lewat jembatan itu, dan ternyataaa.. BUNTUU, hahaaa.. *sial* Balik lagi, lalu hujaan semakin deraasss...


Dan inilah kami di jembatan Lutung Kasarung ^__^
Karena tujuan selanjutnya adalah rumah mamah di Pasteur, gak mampir2 lagi dah *neneknya Rake udh kangeen beraat sama cucunya soalnya* hehhee..  Cuzzz ke Pasteur, rumah neneek akii..

Rabu, 04 Juni 2014

Imunisasi Rakeyan: PCV I dan Influenza I

Bismillahirrahmanirrahim..

Setiap kata yang selalu diucapkan dalam keseharian kita, apapun yang akan kita kerjakan selalu awali dengan do'a tentunya..
Apalagi ini saatnya (lagi) Rake imunisasi.. Kali ini PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) dan Influenza.. Kedua vaksin ini termasuk vaksin yang DIANJURKAN/DISARANKAN oleh IDAI.. Okay, well, saya memang lulusan science tapi merasa belum mumpuni dalam menceritakan tentang vaksin ini, hehehee.. Jadi pada intinya vaksin ini mencegah penyakit pneumococcus yang menyerang saluran nafas khususnya paru-paru akibat bakteri Streptococcus pneumoniae.. Ada dua jenis vaksin yang umumnya beredar di Indonesia, yaitu Synflorix dan Prevenar.. Perbedaan keduanya adalah jumlah serotipe bakteri yang berkonjugasi dengan protein carrier pembawa penyakitnya, untuk Prevenar 13 serotipe dan Synflorix 10 serotipe. 

Sedangkan vaksin Influenza mencegah (atau  mengurangi efek yang terburuk jikapun terinfeksi) penyakit saluran nafas yang disebabkan oleh virus Influenza, yang pada umumnya terdiri atas suptipe A (H3N2 dan H1N1) dan subtipe B. Penyakit flu ini sebetulnya dikategorikan ringan namun dapat mengakibatkan komplikasi serius (sumber: Sekilas Vaksin Influenza)

Oh iya, dan sejak imunisasi Rake sebelumnya saya tidak datang ke rumah sakit, tapi ke Rumah Vaksinasi :D (dari cost vaksin nya sendiri sih masih duileee muahaall, tp bisa saving dari cost dokter nya karena konsultasipun ga bayar, yeyeee... mayaan..) Saya dateng ke RV Sawangan (di antar yanti sama yangkung nya Rake yg mana adalah mertua saya), di Depok karena saya tinggal di Depok, hahahhh.. *gak penting* Walaupun tempatnya kecil dan agak sempit tapi yaa yang penting keperluan kita terlaksana dan In Sha Allah berkah, aamiin..

Masuk ruang dokter Rake anteng aja, banyak mainan langsung diambil, heboh sendiri.. Pas ditimbang juga (Alhamdulillah naih 800gr dlm sebulan, heuu.. kebanyakan ga sih?) santai aja plenga plengo *emang dasar bocah suka plenga plengo*, dan pas jarum suntik masuk barulah nangis sampai berliangan.. Tapi nangis cuma 2menit, abis itu anteng lagi :) Alhamdullillah..

KIPI nya hanya semalaman badan nya agak anget, besoknya biasa aja..
Selanjutnya bulan depan kembali vaksin Influenza dan PCV *nyeeemmm, mayan nih nguras dompetnya, demiii...

Buku Imunisasi Rake

Minggu, 01 Juni 2014

Pemenang Harian #Sayembara6ThMKH Hari ke-5

After seminggu full ikutan #Sayembara6ThMKH ternyata ada satu hari yang nyangkut juga, dengan kata lain menaaaang dapet hadiah harian, hoorraay :D

Saya sih incerannya knife set Oxone atau feeding set explora, tapi dapetnya Tomy 3 in 1 booster seat, daaan itupun Alhamdulillah sangaaat karena plus pluss dapet celemeknya MamakuKokiHandal, hehee.. 

Paket Hadiah dari MamakuKokiHandal :D
Sayembara hari ke-5 ini kira2 tentang bagaimana kesan kita terhadap komunitas MamakuKokiHandal dan saran ke depan nya agar lebih bermanfaat dari sebelumnya, and there was me with the comment, beginilah isinya yang membawa saya mendapat hadiah di atas, hehee,,

No much word deh Mah klo boleh kesan tentang komunitas ini, udah KECE dan CIHUY!!! bangeeet..
Belum sebulan saya gabung di milis, tapi udah segambrengaan ilmu MPASI Rumahan yang saya contek, yaaa walaupun belum saya terapkan semua *bocah cilik masih 7m kurang*
Mulai dari resep macem macim macuum *apa sihh* yang kalo dibuat kitab bisa saingan sama KBBI (eh tapi kan udah dibuat buku ya Mah?! hari ini bukunya baru dibeliin suami, hahaay..tapi koq ga semua difoto Mah masakannya?? Huhuu..), tips dan trik membuat mpasi, membuat mpasi rumahan saat traveling (bukunya wajib punya nih..), sampai yang perintilan semacam tutup SC yang pecah gantinya gimana, hihiii..
Makmod nya galak?? ah masa siih?? gak galak koq Mah, saya setuju dan dukuung sangat dengan sikap para mamah momodnya, para pendiri milis yang sudah dengan luaaar biasa BERDEDIKASInya selalu setia meluangkan waktu buat ngurus milis, web, blog, membukukan resep2 kece dan cihuuy (yang konon katanya penuh dengam deramaahh…), dan semuanya terutama ngegalakin *loh tadi katanya ga galak, wakwaaww..ampuun* para member milis supaya tertib, smart, wise, and of course menjadi mamah koki handal buat anak-anak dan keluarga di rumah..
*padahal di awal bilangnya no much word nih, tp ternyataaa ga cukup ratusan bahkan ribuan kata untuk memberi kesan tentang komunitas ini, daebaaakk….*
Yang terutama nih Mahh, yang paling cihuyy itu ke-eksis-an komunitas MPASI Rumahan MamaKokiHandal selama 6tahun (6tahun lalu saya masih ingusan padahal, eh sekarang udah punya bocah ingusan..) bisa menggugah persepsi para mamah se-Indonesia tentang pentingnya dan jauuuh lebih baik memberikan makanan khususnya mpasi untuk bayi yang spesial dan fresh dari dapur rumah sendiri dibanding makanan instan..
Tentunyaa yang paling hebohh, bisa ngebikin para Mamah di Indonesia tercinta ini yang ga punya twitter dan instagram buat sengajaaa *dan dengan sangat sadar dan excited sekali* bela-belain bikin akun demi mau ikutan #Sayembara6ThMKH, huwahuwaaa.. eduuun.. *termasuk sayahh, ahahaahaa..*
Saran ya Mah, keep on rockin’ your amazing “pengabdian” pada mamah se-Indonesia dan bayi-bayinya yang mulai mengecap dunia penuh rasa seeee-alami mungkin..
Dan kalau memungkinkan nih Mah, resep-resep MKH dibikin dalam urutan abjad sesuai dengan bahan dasarnya.. biar gampang dicari gtu Mah, hehee..
Oh iya satu lagi, bikin acara masak-masak MPASI Rumahan MKH di salah satu stasiun TV Nasional keren tuh Mah *kedip-kedip penuh harap* jadi tujuannya bisa lebiiih luas lagi mengajak Mamah se-Indonesia untuk ber-MPASI Rumahan ria (ga cuma golongan mamah yang eksis di medsos ja yang tau MPASI Rumahan tp emak2 yg cuma punya tipi bahkan nenek yang mana emaknya si emak juga tau..)
Begitu deh Mah, panjang jugaa, huaa..
Sukses terus ya komunitas MPASI Rumahan MKH, you’re all awsome :D
Irma Sopiyani
FB: Irma Sophie
Twitter/IG: @irmasophiea
Begitulah, dan saya tulus In Sha Allah dengan komen tersebut :)
Sekali lagi triiiims banyaaak untuk komunitas MamakuKokiHandal atas kemurahan hatinya memberikan hadiah dan pengabdian nya di milis dalam membantu emak2 sejagat Indonesia, Merdeka!! 

Sabtu, 31 Mei 2014

Rekap MPASI 6m+ Rakeyan

Satu bulan sudah saya pakepuk di dapur nyiapin makanan MPASI buat Rake (umur Rake udah 7,5m+ sih sekarang, jd udah sebulan lebih..) Alhamdulillah sehari 3x masak fresh, hyaahhh.. pernah masak 2 porsi sekaligus karena mau pergi2, itupun ada yg ga kemakan sebagian, ah dasar.. *tekstur berubah, jd ga oke lg klo dimakan*

Berikut yaa tabel MPASI Rake selama 6m+ dari mulai usia 180 hari, tanda L artinya LUpaaa, hahaa.. Dan belum mulai BLW yaaa..



Well, karena saya emak penganut WHO method, ga pake 4 days rule (hanya 2 days rule aja, hehee.. *jangan ditiru yaa..) jadi di bulan pertama MPASI ini, Rake udah mulai kenalan dengan makanan berikut:

Buah: pepaya (sukaaa), cavendish, alpukat, jeruk baby, pear, jambu biji merah (suka yang dikukus), melon, apel (ada tanda alergi, yang mana saya masih ragu apa itu alergi atau biang keringet, karena bintiknya di leher, dan di bulan ke-7 coba apel lg ternyata fine2 aja, hehee..)

Sayur: brokoliwortel, bayam merah, zucchini, bayam hijau, buncis, oyong, labu siam, tomat, sawi (bikin kembung nih, Rake malemnya jd rewel..)

Karbo: beras merahberas putih, oatkabochajagung manis, ubi ungu, ubi putih, kentang

Per-Karbo an ini Rake sebenarnya ga begitu suka yang hambar, kecuali kabocha, jagung manis, dan ubi2an yaa, karena berasa manis.. Beras merah dan putih ala homemade, disangrai dan digiling pake drymill (katanya sih bagusnya langsung dari beras merah agar tanpa mengurangi gizi, ah tapi nyusah2in diri sendiri aja kalo masaknya lamaaaaa, toh kurangnya sebanyak apa sih, bismillah aja..) yang penting masak MPASI itu harus menyenangkan dan dan ga menyulitkan, berasal dari bahan lokal (padahal ada yang Jepang2an tuuh..) dan ada di sekitar :)

Lemak dan protein: kacang hijau (kalau dicampur yang manis ga curiga, lahaap..), kaldu ceker kampung, kaldu daging sapi has dalam

Alhamdulillah tanpa melewati fase sembelit, hanya pada saat pup pertama kali setelah mulai MPASI agak harus ngeden karena mengalami perubahan tekstur dari yang biasanya tinggal croot (upss..maaph..) sekarang mesti keluarin yang padat2 *Papi nya nih yang sampai sekarang rajin nongkrongin Rake pup, hehee.. biar pup nya sampai ludeysss katanya*

Senin, 26 Mei 2014

Rakeyan's Birth Story (Part 5 - Last)

Begitu sampai RS Hermina Pasteur, sepiii dan conter tempat timbang bayi jg gelap, karena mungkin hari Idul Adha dan suster2 yg ga kebagian jaga bisa dateng siang (buat salat Id dulu mungkiin..)

Saya dianter ke ruang bersalin utk cek apa harus pulang dulu/langsung stay buat nunggu persalinan.. Cek punya cek ternyata krna udh pecah ketuban, saya kudu stay dan ga boleh jln2 buat nambah bukaan (bukaan baru satu...)

dr.Yena bilang hrs induksi kalau kondisi udh pecah ketuban, well okee hayu Bismillah saya jabanin induksi..
Start jm12 siang induksi, sblmnya udh makan dulu dan tanda tangan surat persetujuan.. Suami tentu menunggu di samping selalu :) pasang infus *pertama kali seumur idup*, tes alergi antibiotik dan gol darah, dan tes macem2 lg include detak jantung bayi *yg masiihh sangat menyiksaaa karena hrs telentang*

Satu yg sangaaat saya keluhkan, kasuurnya maak, buat bersalin kaan, jd keraas dan bikin pegweel amit2 T__T udh gtu sprei nya meloroot mulu *saya paling gateeel klo liat yg ga rapih, hikss..mau gamau nahan sakit deh sambil berantakan..

Efek induksi mulai berasa stgh jam kemudian, selanjutnya aduuhhhaaaii.. *ga perlu saya ceritain krna bikin luka lama terobek kembali* hahhahh..
Efeknya jg pengen pipis mulu, hikss..mana ke kamar mandi ja jalan nya udh ky robot, heeughh..

Tapi Alhamdulillah, ga mucul efek kapok :D dan saya berhasil ga bikin suara mengeluh plus *gogorowokan* hihii..cm aduh2, bunyi sssstt, uuhh, yg gtu2, dan *tipepereket sama suami (bahasa2 Sunda nya silahkan penasaran bagi yg ga ngerti) hehhee..

Menit demi menit, jam demi jam..sampai jam3 pagi tgl.16 Oktober 2013 bukaan cuma nangkring di bukaan empaat *dan saya udh mulai ga taaahhaaan, hiksss..

Mamah dan Mamah mertua jg nungguin di luar ruang bersalin, gantian mereka liat saya, lama2 mereka yg ga kuat liat saya ber-aduuuhhhaai ya duduk ya rebahan ya miring, hahhaaa..

Udh mohon2 jg lha saya sm suami, ga kuaat deeh, please please..hhahah.. Jm4 tanda tangan persetujuan sectio, huftthh finally.. Bukan nya gmw normal, tp 2 labu infusan yg dicampur penginduksi itu mayaan lha mengurass energi dan kepercayaan diri, huhuu..

Jam5 masuk ruang operasi..
Operasi bius lokal dan pertama kali buat saya masuk RS langsung operasi pula, hii.. Di ruangan berasa dingin, dan selama operasi berlagsung dr. dan tenaga medis lainnya asik ngobrol ja gtu, ckckk..

Tiba2 muncul suster dr atas kepala, bantu dorong ya Bun..daaann *oeeek oeekk* nangislah bayi yg keluar begitu aja, heuheu..
Bayi didekatkan ke wajah dan ditempelkan ke payudara bbrpa detik, dibawalah bayi masuk inkubator.. Ga langsung IMD nih, huhuu..

Setelah masuk ruang observasi, barulah bayi ditemplokin di dada saya.. Ceritanya sih IMD tp bayi mungilnya *atau bayi gedee, hihii karena bb lahir 3,775 kg pantes susaah keluar* malah boboo..

 minutes after birth

Aahh rasanya legaa, bersyukurr Alhamdulillah.. Senaaang luar biasaa bahagiaa..
Bahkan saat ini pun (si unyil udh 7m+ lg bobo disebelah sambil mangaap) masiih bahagiaa *dan akan selalu bahagia insyaAllah* bisa selalu deket dan tiap waktu liat perkembangan bocah kecilnya bundaa...

Rakeyan 1 hari ^^


Love you much dear my son Rakeyan Abisatya Aidzulakbar.. Forever..

Jumat, 16 Mei 2014

MPASI Rake yang ikutan #Sayembara6ThMKH (Bubur Wortel Saus Bunzu)-

Ini nih resep MPASI-nya Rake yang ikutan #Sayembara6ThMKH Part 6 hehehee..

Bahan:
- 1 sdm beras merah giling (tidak munjung)
- Sepotong wortel kecil, bersihkan kulit, cuci, parut
- 6 buah buncis
- Sepotong zucchini sedang, potong kecil, kupas, cuci
- Air 3/4 gelas belimbing air matang
- 70 ml kaldu ceker kampung

Cara:
Masukkan beras merah, wortel, dan air dan kaldu ke dalam panci, masak hingga mengental dan menjadi bubur. Dinginkan, saring, sisihkan.
Kukus buncis dan zucchini, blender/haluskan (tanpa air karena udah banyak airnya tuh), saring, tuang di atas bubur wortel. Sajikan ^^


Di lucu2in, hehee..

Walaupun part ini ga menang tp yang lain dapet, ehhehe.. next post yaa..

Oya, Rake lahaaap, Alhamdulillah..

Rabu, 14 Mei 2014

Rakeyan's Birth Story (Part 4)

Minggu ke-40 udah mulai harap2 cemas ja ingin cepet2 ketemu my baby..
Rasanya aneeeh, khawatir, karena gada kontraksi apapun, mules kadang, tp ujung2nya ke wc, hihi..
Suami udh stand by di hari due date, waktu itu 11 Oktober 2013.. Tapi sampai 5hari kemudian ini bayi masiih ja betah dalem peyut bundanya.. baby baby cutiee, we're waiting for you, love u much..

Dan ini my pregnancy photo shot, taken by my husband pake kamera otomatis, hehee.. *soalnya dia ikutan dipoto..

After this photo shot, cabcuzz ke Ciwalk, makan ramen ^__^

Cek ke SpOG diliat janin udh sekitar 3,5-3,8kg perkiraan *dueeengg!! Guedeeenyaa, padahal emaknya imyuut beginii.. dr.Yena masih kasih waktu 5hari buat nunggu datengnya kontraksi, dan sayapun harus mau ngecek detak jantung si bayi..
Proses pengecekan detak baby yg kebangetaaan bikin pinggul (alias bokong) saya cekoot2 tiada taraaahhh, 30menit rebahan telentang dengan perut segede buntelan cuciaan T___T efeknya susyaaah bangun *gak dibantuin* dan jalan gemeteran nahan sakit tuh bokong, kaya ditekeeen seee-dalem2nya ke dalem sel saraf yg bikin duduk adalah surga duniaa, hufthh.. Dan ga dianter suami.. Thanks to Apa yg udh nganter2 saya kemanapun selama saya hamil dan ketika udh ga boleh pake motor, huggss :*

Hasilnya detak jantung oke, nunggu lg beberapa hari..
Malam takbiran Idul Adha 2013, diajaklah ngobrol si bayi *sebenernya rada merintah biar ceper keluar, hhehee.. emakmu ini udh sempoyongan kepayahaan nih sayaang..

Jam 3 subuh pengen pipis donk, dan cd udh berasa basah, mungkin ga sengaja pipis dikit, hihii.. Dan begitu berdiri siap2 ke kamar mandi, tiba2 ja mengalir sesuatu yg lengket *se se seee, mikir bahwa ini pecah ketuban..dan betul saja pecah ketuban, sedikit berdarah.. *ni bayi ngerti dinasehatin emaknya biar cepet keluar, tp koq ketubannya sih sayaang yg dibocorin T_T
Ramelah isi rumah (karena emg udh pada bangun, mamah lg finishing masakan lebaran), suami mulai siaga, ceileeh..

Saat itu entah saya dapet ketenangan darimana, Alhamdulillah sama sekali ga panik.. Daripada buru2 ga jelas ke RS, saya siap2 ja dulu, mandi, dandan dikit, dan yang lumayan bikin tenang saya sempet bikin es buah buat cemilan lebaran, hihii.. Sepakatlah akan ke RS setelah selesai salat Id.. Sampai 2-3jam after pecah ketuban, nungguin mules ga dateng2, eh sekalinya mules teuteeeup berakhir di wc, hadeehh..

Sarapan lebaran selesai, yukk mari ke RS, dapet byk do'a dr tetangga2 yg rumahnya kelewatan, aamin semuanyaa..lungsur langsaar..

Part 5 is the last story :)

Puding Oat Saus Kabocha (7m+)

Resep ini dicatut (maakk catuutt..) maksudnya diambil dari milis MPASI Rumahan dengan modifikasi saus ganti kabocha (di resep saus mangga, tapi karena belum musim mangga dan stok di kulkas adanya kabocha, hehee..)

Bahan:
® 2 sdt bubuk agar plain Swallow Globe
® 2 sdm oat (quick cooking warna biru) yang sudah dihaluskan
® 150 ml air matang (saya lebihin sekitar 50 ml, biar ga terlalu padat)
® Kabocha secukupnya, kukus, kupas kulit, blender, saring..

Cara:
Masukkan semua bahan ke dalam panci, masak sambil diaduk sampai mendidih dan mengental, dinginkan (adukan penting bangeeet, karena klo oat udh ngegumpel, malesinn bejek2nya biar merata, hikss...)
Sebelum memadat masukkan ke dalam baby cubes (bisa untuk 2 porsi @70 ml).
Untuk penyajian, bejek2 puding, saring (usia 7m+ kan baru mulai naikin tekstur, jadi kalo tanpa saring, saya ngeri kelolodan, huwahuwaa..), tuang saus kabocha, marii santaap ^_^

Rakee mangaap sampe ludeyss

Seperti biasa, Rake lahaaap kalo ada menu Kabocha, nyaam nyam.. *walaupun awalnya bingung karena harus ngunyah2 dulu sebelum telen, pan biasanya puree bisa langsung lep masuk kerongkongan..

Selasa, 13 Mei 2014

Bubur Wortel Saus Vege Mix Kabocha (6m+)

Dan hari ini tepat 30 hari Rake mpasi.. Woooww, Subhaballah... Ternyata sudah 30 hari saya uyek2an di dapur hampir 3-4 kali sehari buat nyiapin mamam nya Rake, plus nyiapin makan papinya Rake juga..

Di hari ke-30 ini, Rake 3x makan, pagi (jam 6), siang (jam 12), dan sore (jam 17).. Semuanya made by dadakan, hihii..

Nah, judul di atas dimasak untuk makan sore.. (Rekap sebulan nya di next post ya..)

Bahan: 
® Kaldu sapi 70ml
® Air matang 3/4 gelas belimbing
® Beras putih giling 1 sdt (ini kurang sebenernya)
® Wortel 2cm saja (karena warna nya dominan, jika untuk campuran saya hanya pakai sedikit aja), parut
® Sawi putih 3 lembar (ambil daun nya)
® Tomat setengah, kupas, buang biji (saya males kupas2 setelah matang, krna panas dan lembek, pgn nya langsung campur2 aja..jgn ditiru yaa..)
® Kabocha secukupnya, potong (kalau ini kupas setelah matang krna ga terlalu lembek)
® Oyong kupas secukupnya (untuk mengencerkan)

Semua bahan jgn lupa dicuci yaa..kecuali beras giling, air, dan kaldu tentunya..

Cara:
Masak beras giling dan wortel dalam air matang campur kaldu sampai matang dan mengental, saring, sisihkan.
Kukus kabocha, sawi, oyong, dan tomat bersamaan sampai matang, tiriskan beberapa saat, kupas kabocha, campur semua, blender, saring. Tuang di atas bubur wortel, siaap santaap..


bubur wortelnya ketutupin, hihii..

Rake lahaaap luar biasaa, mangaaap teruus sampai ludees, hehe..
Alhamdulillah..

Note: saus lebih banyak dari buburnya, ini diakalin karena Rake sukaaa kabocha dan agak kurang lahap beras putih.. Jadi double carbo yaa, gpp deh :)
Protein dan lemak dapet dari kaldu sapi..

Rakeyan's Birth Story (Part 3)

Lanjuut lagi tentang perjalanan kehamilan saya dan birth nya Rakeyan deh...

Sejak trimester kedua, selain kaki dan betis mulai sering bengkak, badan jg makin bengkak lha pastinya, wakwwaaaw... total deh yaa, waktu nikah berat saya 44 kg, and till the end of my pregnancy, I got 68 kg, huwahuaa.. *please count by yourself, berapa banyak nambahnya* mana badan saya jg kecil dan ngga tinggi *agak ngenes nis klo dibilang pendek, hihii..*

Di usia baby 7 bulan, tepatnya beberapa hari setelah awal bulan Ramadhan, saya kontrol ke SpOG.. Berat baby waktu itu dibilangnya kurang jd saya disarankan untuk ga puasa *tapi saya bandel donk, tetep puasa, hehehh..

Dan hasilnya gmna? Setelah lebaran 2013 cek lg ke SpOG, berat bayinya malah kelebihan, hadeehhh..
Bersyukur dlm hati ga ikut saran dokter.. Hasilnya begitu krna walaupun puasa saya tetep makan 3x, sahur, buka puasa dan tengah malam, plus susu hamil (yg keukeuh kudu diminum sm suami, hahahh..pdhl byk gulanya tuh), dan saya sering nyemil coklaat, hiiyy.. *toblerone guedeee 500gr dibawain papa mertua dr Singapore abiss dlm waktu sekitar yaa 1bulanan lbh* daaan tentu saja efek makanan lebaran, haghhagghh..

Walhasil, sebulan sebelum due date kan seminggu sekali cek ke SpOG, tetep dibilang kelebihan berat, padahal porsi makan udah dikurangin *tp rajin minum air kelapa dan kelapa mudaaa, ealaahh lemak2 jg itu* soo silly I were..

Minggu ke-39 udh siap dengan tas perlengkapan persalinan dan perle.ngkapan bayi di pojokan kamar.. Jadwal cuti suami juga udh mulai disesuaikan..
Dan udah STOP senam hamil (soalnya badan malah jd berasa ringsekk se-ringsek2nya.. Dikata memudahkan persalinan, tp klo badan cekot2, sorry dehh.. I'm out)

Sempet ganti SpOG di minggu ke-37 dan ke-38, krna dr.Yena lg ke Amrik katanya seminar gitu, ke dr.Tina (well, btw saya pilih Hermina Pasteur karena cm 5-10mnt ja otw dr rumah ortu naik motor, hehheh..)
dr.Tina ini asik sih ngobrolnya, tp rada2 bikin tegang, belum2 udh divonis sesaar, hyaaahh, noo T___T klo berat bayi msh naik di minggu ke-39, disuruh cepet masuk RS, induksi!!! Dueeengg, lalaa laaa *masih coba santaai*

Lanjuuut part 4 yaaa sodara sodarii ^^

Senin, 12 Mei 2014

Puree Kabocha saus jambu biji merah melon (6m+)

Rakeyan birth story-nya di skip dulu ya.. heheee..

Jelang satu hari sebelum Rake menginjak *ealaahh* 7m+ saya mau post salah satu menu makan siang Rake, yg hari ini dimakan yaitu puree yg sesuai judul di atas..

Bikin nya sama ja dengan puree kebanyakan, kukus bejek/blender saring...

Bahan:
® Kabocha secukupnya, potong, cuci, kukus
® Jambu biji merah, potong, buang biji, cuci, kukus (Rake ga begitu lahap makan jambu biji, jd untuk mengurangi rasa dominan jambu dikukus dulu)
(Kabocha dan jambu kukus barengan)
® Melon hijau, potong (ambil bagian lembeknya aja), cuci, rendam air hangat matang sebelum diolah

Cara:
Kabocha kukus dikupas kulitnya, bejek2 pakai sendok, saring..
Jambu+melon diblender (saya sering pakai melon untuk mengencerkan puree karena rasanya ga begitu kuat, dan cukup sedikit airnya lumayan banyak, drpd pakai air, hehee.. Karena saya sudah skip asip sejak mpasi Rake 2minggu-an)
Tuang saus jambu melon di atas kabocha, siap santap..

beginilah penampakan puree nya ^__^

Rake lahap karena ada kabocha, begitu kabocha habis (rupanya sausnya kebanyakan dan kabocha nya kurang) langsung deh ahak ehek garuk2 kepala, noleh kanan kiri, kepala tunduk2 ke meja..
Akhirnya bunda nya yg lahap ngabisin, hahahh..

Jumat, 09 Mei 2014

Rakeyan Birth Story (Part 2)

Menginjak trimester kedua, semua masih berjalan lancaaar.. Kerjaan di kampus juga (well, waktu itu saya adalah asisten akademik di kampus SITH, ITB) lagi hectic2nya, lagi penggodokan kurikulum baru dan saya nyemplung juga ikutan pusing bareng dosen2 di sana.. Jadi kesibukan buat saya enjoy dengan kehamilan yang sampai trimester ketiga pun saya asik2 aja.. Yang sering menjadi masalah cuma bengkak di kaki dan betis.. Woaahh, kalo lama duduk kaki udh kebaass rasanya, dari bulan ke-4 udah berasa banget bengkak2nya.. Begitu sampai rumah selaaaluu dan ga pernah ngga langsung rebahan sambil angkat kaki ke tembok, legaa dikiit, hihi..

Sekali-kali kalau lagi santai kerjaan agak longgar, browsing apaaapun segala tentang bayi, mulai dari:
1. Keperluan persalinan di RSIA
2. Perlengkapan bayi baru lahir
3. Pemberian ASIX dan IMD di awal-awal menyusui
4. Managemen ASIP
5. Bahkan sampai ke persiapan MPASI (ha hahaaa.. ini terlalu jauuh waktunya tapi nyatanya gada yang ga bermanfaat kalau niatnya memang cari informasi sebanyak mungkin apapun tentang calon bayi kita dan memang sekarang bermanfaat lhoo..)

Sampai bulan ke-6 kehamilan masih brum-bruuum naik motor, tapi selewat itu maluu juga rasanya perut bunciiit tapi masih naik motor sendirian, hahahh..

Akhirnya di bulan ke-7 mulai di antar kakek nya calon bayi.. (suami LDR maklum, saya di Bandung suami di Depok, we're weekend couple)..

Masuk bulan ke-7, mulaaai deh hunting perlengkapan persalinan dan perlengkapan bayi.. (lanjut part.3 yaaa... hehhee...)

Minggu, 04 Mei 2014

Rakeyan birth story.. (Part 1)

Never imagine could be this hard being a birth mother..

Yes, I love you Mom.. akhirnya tau juga gimana rasanya melahirkan *terutama karena tidak sesuai dengan yang diharapkan dan direncanakan*

Rencana: gentle birth alias normal..
Kenyataan: section, huhuu T__T (pada akhirnya bersyukur karena semua sehaat, saya dan si bayi mungil..)

Perjalanan hamil dari mulai ketauan garis dua di hasil testpack sampai lahir terbilang mulusshh..
Nikah 19 Januari 2014, dan teroterooott.. awal Feb udah hamidun ajee, heuheu..
Tanpa melalui haid setelah nikah langsung isi aja, antara seneng dan kaget, tp Alhamdulillah bukan main bahagianyaaa.. Suami yang subuh2 nunggu di kamar buat tau hasil test pack, malah cekakakan ketawa mesem2 riang gembira dan *plus bingung* kayanya begitu tau hasil test pack nya positif..

Selama trimester (TM) pertama, yang saya rasa hanya sering lemes, pengen nyemiiil mulu, ngantuk, dan Alhamdulillah nya tanpa mual2, yesss.. cuma ampuun deh sensiii banget rasanya kalo denger tetangga nya rumah Mamah yang klo pagi2 udah nyetel musik dangdut, eeerrr..pgn guling2 rasanya.. No banget dgn bau2 goreng ikan/ikan asin, dan makan ikan juga jadi ogah2an..Selebihnya lacaaar, dan masih naik motor ja gitu berangkat kerja, hahahhh.. SpOG nya bilang gak apaa selama ga ngebut dan ga pusing, sampai usia kandungan 6 bulan masih dipersilahkan, yeeehhh... SpOG nya dr.Yena M Yuzar, cantiik, baiik, sabaar, dan kalo ngejelasin ga buru2 *kadang sih buru2 klo pasien agak banyak* dan yang penting pro normal.. *udah tau saya bakal lahir sectio, tetep dikasih kesempatan normal lhooo, tapi eh tapii, hiksss *nangiss muleees inget rasanya gimanaa*

lanjut ke part 2 yaaa..

Senin, 28 April 2014

Time Flies, daaan tiba2 saja akhir April 2014...

Alhamdulillaaaahhh ya Allah...

Gak terasaaa waktu cepeet banget berlalu, baru kemariin rasanya posting blog tentang persiapan pernikahan... Dan sekarang anak aja udah 6 bulan lebih *kemaneee ajee nih mpunya blog males bangeet nulis*

Sebenernya ya bukan males nulis, lebih ke ga ada waktu, ahhahaa *alasaan..
Alasan pengen nulis lagi karena banyaaaak banget blog yang saya baca akhir2 ini, terutama tentan MPASI, daan saya ngiri *of course* pengen nulis juga.. Nyelip2in waktu saat Rakeyan lagi bobo..

Yes, my son named Rakeyan Abisatya Aidzulakbar *nanti deh cerita lahiran nya gimana, dimana...* ini sebagai prolog dulu ajaa, hehee..

Saya sekarang tinggal di Depok ikut suami, yang artinya hijrah dari Bandung kota tercintaahh *hiksss.. Cukup menyenangkan jadi stay at home mom *walaupun masih pengeeeen bangeet lanjut kerja*

Banyaaak banget kejadian selama setelah menikah, susah senangnya (alaaah.. baru juga setaun nikah udah keq ber taun-taun ajaa..) biar dramatis, hihi..

Mau saya ceritain satu2 nanti termasuk jadwal MPASI nya Rake, hehee.. sooo happy bisa nulis lagii :)

Rake lg makan puree wortel di sore hari ;)